Keputusan Kontroversial PTLI .

Ketegasan PTLI ( PT Liga Indonesia) patut di pertanyakan terkait pertandingan ulang Persik vs Persebaya, Dimana PTLI kembali memutuskan keputusan yang kontroversial dimana laga persik vs persebaya kembali ditunda besok minggu 8 agustus 2010 . sebagai venue nya dipilih Stadion Jakabaring Palembang , markas dari klub Sriwijaya FC. Keputusan tersebut diungkapkan tadi siang 6 agustus 2010 oleh CEO PT Liga Indonesia yakni Joko Driyono.

Jika diputuskan akan digelar di Stadion Jakabaring,Palembang tanpa penonton. Keputusan ini adalah keputusan untuk sekian kalinya . Keputusan Krusial. Setelah sebelumnya pada bulan april lalu panpel persik pernah gagal menyelenggarakan pertandingan melawan Persebaya di stadion Brawijaya dan dialihkan ke Stadion Mandala Krida Jogjakarta dan puncaknya kemarin. Persik kembali gagal menghelat laga ulang melawan persebaya dengan alasan yang sama yakni tidak ada ijin dari pihak keamanan.

Alasan dipilihnya kota Palembang utk pertandingan ulang Persik vs Persebaya adalah karena dari segi keamanan lebih mudah apalagi pertandingan akan dihelat tanpa penonton. Selain itu Faktor Netralitas karena berada di luar pulau Jawa.

Indikasi lain jika salah satu klub baik Persik Kediri maupun PERSEBAYA SURABAYA menolak bertanding di palembang, maka PTLI akan memberikan sanksi tegas .

Pertandingan ini terlihat terkesan sangat dipaksakan oleh PTLI. Bagaimana tidak aturan yang telah dibuat oleh PSSI JANCOX seolah-plah di cederainya sendiri. Dimana dalam kasus ini pernah dialami juga oleh klub Persija ketika itu Persija gagal menyelenggarakan pertandingan di kandangnya melawan Persiwa. Dan akibatnya Persija diputuskan kalah WO 0-3 oleh komdis.

Sikap plin plan PTLI terlihat ketika beberapa waktu lalu petikan CEO PTLI jauh-jauh hari dikutip dari salah satu media kompas ketika Persik gagal menyelenggarakan pertandingan ulang melawan Persebaya di Yogyakarta.

BERIKUT UNGKAPAN CEO PTLI :

”PT Liga Indonesia, yang menggelar Liga Super, pun angkat bicara. Menurut CEO-nya , Joko Driyono, pihaknya kemungkinan tidak akan menggelar tanding ulang antara Persik vs Persebaya.

Apakah itu berarti PT Liga Indonesia tidak menanggapi atau meneruskan keputusan komding?

“Ya, terserah penilaian Anda. Yang pasti, untuk apa kami harus menggelar pertandingan ulang? Toh ,kompetisi sudah berakhir,”ujar Joko.

Joko mungkin berpendapat , Komding mungkin merasa punya hak untuk menganulir keputusan Komdis. Akan tetapi, PT Liga Indonesia juga punya hak untuk tidak menjadwal ulang pertandingan ulang Persik vs Persebaya karena kompetisi sudah selesai”

Indikasi tersebut sangat berbanding terbalik dengan keputusan PTLI saat ini ketika Persik kembali gagal menyelenggarakan pertandingan ulang di Stadion Brawijaya kediri .

SOK banget PTLI memberikan sanksi tegas cok, Lha panpel persik gagal menyelenggarakan pertandingan ulang bolak balik lapo gak dikek’i sanksi tegas cok??
matamu bidak a PTLI ??
oPo kate mempermainkan awak dewe (Persik-Persebaya) ,??
kita bukan mainan ,
kita bersatu persikmania-bonek satu tekad hancurkan PSSI ,itulah CITA-CITA KAMI DARI DOELOE ..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.