http://zons.000a.biz/etc/tv/multitv01.html
30 Sep
7 Agu
Ketegasan PTLI ( PT Liga Indonesia) patut di pertanyakan terkait pertandingan ulang Persik vs Persebaya, Dimana PTLI kembali memutuskan keputusan yang kontroversial dimana laga persik vs persebaya kembali ditunda besok minggu 8 agustus 2010 . sebagai venue nya dipilih Stadion Jakabaring Palembang , markas dari klub Sriwijaya FC. Keputusan tersebut diungkapkan tadi siang 6 agustus 2010 oleh CEO PT Liga Indonesia yakni Joko Driyono.
Jika diputuskan akan digelar di Stadion Jakabaring,Palembang tanpa penonton. Keputusan ini adalah keputusan untuk sekian kalinya . Keputusan Krusial. Setelah sebelumnya pada bulan april lalu panpel persik pernah gagal menyelenggarakan pertandingan melawan Persebaya di stadion Brawijaya dan dialihkan ke Stadion Mandala Krida Jogjakarta dan puncaknya kemarin. Persik kembali gagal menghelat laga ulang melawan persebaya dengan alasan yang sama yakni tidak ada ijin dari pihak keamanan.
Alasan dipilihnya kota Palembang utk pertandingan ulang Persik vs Persebaya adalah karena dari segi keamanan lebih mudah apalagi pertandingan akan dihelat tanpa penonton. Selain itu Faktor Netralitas karena berada di luar pulau Jawa.
Indikasi lain jika salah satu klub baik Persik Kediri maupun PERSEBAYA SURABAYA menolak bertanding di palembang, maka PTLI akan memberikan sanksi tegas .
Pertandingan ini terlihat terkesan sangat dipaksakan oleh PTLI. Bagaimana tidak aturan yang telah dibuat oleh PSSI JANCOX seolah-plah di cederainya sendiri. Dimana dalam kasus ini pernah dialami juga oleh klub Persija ketika itu Persija gagal menyelenggarakan pertandingan di kandangnya melawan Persiwa. Dan akibatnya Persija diputuskan kalah WO 0-3 oleh komdis.
Sikap plin plan PTLI terlihat ketika beberapa waktu lalu petikan CEO PTLI jauh-jauh hari dikutip dari salah satu media kompas ketika Persik gagal menyelenggarakan pertandingan ulang melawan Persebaya di Yogyakarta.
BERIKUT UNGKAPAN CEO PTLI :
6 Agu
I LOVE SHINTA.
I LOVE JOJO.
I LOVE DANGDUT .
I LOVE SHINTA JOJO .
dari Penggemar.
2 Agu
John Tarkpor Sonkaliey,salah satu pemain asing Persebaya musim 2009/2010 ini bermain di posisi Midfielder Jangkar. Pemain yang identik dengan nomor 7 ini didatangkan Persebaya setelah klub berjuluk Bajul Ijo ini promosi ke ISL 2009/2010. Peran John Tarkpor di Persebaya sangat tidak tergantikan di lini tengah persebaya. Selama memperkuat Green Force. John menjadi nyawa klub Persebaya. Pemain tersebut juga terkenal ngeyel dan memiliki tendangan jarak jauh yang sangat keras dan akurat.
Biodata:
Nama : John Tarkpor Sonkaliey
Lahir : 16 Oktober 1986
Tempat Lahir : S.N.T. Unification Town, Monrovia, Liberia.
Negara : Liberia
Tinggi/Berat Badan : 183cm/74kg.
No.Punggung : 7
Karir Profesional :
2003 : Mightly Barolle
2004 : LPRC Oilers
2005-2007 : Persiter Ternate
2007-2009 : Persitara Jakarta Utara
2009-Sekarang : Persebaya Surabaya.
Nama Lengkap : Andi Oddang.
Tanggal Lahir : 16 September 1978.
Tempat Lahir : Makassar, Sulawesi Selatan. Indonesia.
Posisi : Striker.
Tinggi/Berat Badan : 171cm/63kg
Nomor punggung : 78
Karier Klub :
2004 : PSM Makassar
2005-2006 : Sriwijaya FC Palembang.
2006-2007 : Persekabpas Pasuruan.
2008-Sekarang : Persebaya Surabaya.
Nama : Andik Vermansyah
Panggilan : Andik
Tanggal Lahir : 23 Nopember 1991
Tempat Lahir : Jember.Indonesia
Tinggi/Berat Badan : 162cm/60kg
Posisi : Gelandang/Striker.
Nomor Punggung : 3
Nama Lengkap: Syaifudin
Tanggal Lahir: 20 Jul 1978
Warga Negara: Indonesia
Tinggi: 178 cm.
Berat: 69 Kg.
Peranan: Goalkeeper
Nomor Punggung: 20
Nama Lengkap: Deny Marcel
Tanggal Lahir: 24 Feb 1983
Tempat Lahir: Balikpapan
Warga Negara: Indonesia
Tinggi: 180 cm.
Berat: 73 Kg.
Peranan: Goalkeeper
Nomor Punggung: 24
Nama Lengkap: Endra Prasetya
Tanggal Lahir: 1 Mei 1981
Tempat Lahir: Madiun
Warga Negara: Indonesia
Tinggi: 177 cm.
Berat: 84 Kg.
Peranan: Goalkeeper
Nomor Punggung: 28
Nama Lengkap: Taufiq Angga Yanuarso
Tanggal Lahir: 23 Jan 1987
Warga Negara: Indonesia
Tinggi: 176 cm.
Berat: 71 Kg.
Peranan: Defender
Nomor Punggung: -
2 Agu
Kapolda Jawa Tengah Alex B Riatmodjo meminta agar wasit Jimmy Napitupulu yang memimpin laga final Piala Indonesia 2010 diganti saat memasuki babak kedua. Akibatnya pertandingan pun sempat tertunda selama hampir sejam lamanya.
Kepemimpinan Jimmy pada laga yang digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah ini dianggap berat sebelah. Tudingan datang dari Kapolda Jawa Tengah, Alex B Riatmodjo. Tak sampai di situ saja, Bambang lantas meminta agar Jimmy diganti di babak kedua.
Jimmy menolak. Pertandingan babak kedua pun tertunda selama hampir sejam karena Bambang mengancam akan menghentikan pertandingan bila wasit berlisensi FIFA itu tidak diganti. Pertimbangannya kepemimpinan Jimmy bisa memicu kerusuhan penonton.
Presiden Direktur PT Liga Indonesia, Andi Darussalam, Ketua Komisi Wasit, Togar Manahan Nero, dan Bambang pun berunding. Setelah memanggil Jimmy, Bambang akhirnya melunak dan kembali memberi izin pertandingan.
Di babak kedua, Jimmy kembali menjalankan tugasnya. Beberapa keputusannya sempat mendapat protes dari pemain dan pelatih Arema Indonesia. Beberapa penonton juga ikut menghujat Jimmy dengan kata-kata kotor.
Bahkan beberapa kali botol beterbangan ke tengah lapangan sebagai respon atas keputusan Jimmy. Meski demikian, Jimmy tetap tegas dalam mengambil keputusan hingga laga usai. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan SFC.
Bagaimana Jimmy menanggapi kejadian ini?
Berikut petikan wawancara dengan salah satu wasit terbaik Indonesia tersebut. Continue reading